Peduli Kesehatan Warga, Mahasiswa KKN UNMA Banten Gelar Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Desa Pasirkadu

1 minggu yang lalu
Peduli Kesehatan Warga, Mahasiswa KKN UNMA Banten Gelar Cek Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Desa Pasirkadu

PANDEGLANG, 15 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten Kelompok 18 Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, menggelar kegiatan cek kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada warga Desa Pasirkadu. Kegiatan ini mendapat antusiasme dari masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar serta pelayanan pengobatan secara gratis sesuai dengan pelayanan yang tersedia. Mahasiswa KKN Kelompok 18 turut mendampingi warga selama proses pemeriksaan dan pelayanan berlangsung.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi lansia dan warga yang memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.

Ketua KKN UNMA Banten Kelompok 18 Desa Pasirkadu, Saepul Anwar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami ingin keberadaan mahasiswa KKN di Desa Pasirkadu tidak hanya terlihat melalui program pendidikan atau kegiatan sosial, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan yang sangat penting, sehingga melalui kegiatan ini kami berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Saepul.

Menurut Saepul, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Bagi kami, KKN bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi bagaimana mahasiswa mampu melihat persoalan yang ada di tengah masyarakat kemudian hadir dengan kegiatan yang memberikan manfaat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala,” katanya.

Saepul juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Pasirkadu yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Pasirkadu, Bapak A. Junaedi, beserta seluruh perangkat desa yang telah memberikan dukungan, ruang, dan kepercayaan kepada kami sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Dukungan pemerintah desa sangat berarti bagi kami dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Saepul.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak Puskesmas Perdana Kecamatan Sukaresmi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang yang turut membantu pelaksanaan kegiatan cek kesehatan dan pengobatan gratis.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Perdana Kecamatan Sukaresmi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang yang telah turut membantu dalam kegiatan ini. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat akan lebih maksimal ketika mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan instansi terkait dapat bekerja bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan cek kesehatan dan pengobatan gratis, Siti Aisah, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Kegiatan ini kami laksanakan karena kami melihat bahwa kesehatan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, kami berharap warga dapat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh pelayanan yang dibutuhkan,” ujar Siti Aisah.

Siti mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sebelum munculnya masalah yang lebih serius.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang ketika sedang sakit. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting untuk mengetahui kondisi tubuh dan sebagai langkah awal dalam menjaga kesehatan. Karena itu, kami ingin kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pasirkadu, khususnya Bapak A. Junaedi beserta seluruh perangkat desa, kemudian kepada Puskesmas Perdana Kecamatan Sukaresmi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat Desa Pasirkadu yang telah hadir dan mengikuti kegiatan dengan baik,” ujar Siti.

Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan berbagai pihak menjadi pengalaman penting dalam pelaksanaan KKN.

“Bagi kami sebagai mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga karena kami dapat belajar bahwa pengabdian kepada masyarakat membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari banyak pihak. Semoga kegiatan yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat Desa Pasirkadu,” katanya.

Kegiatan cek kesehatan dan pengobatan gratis tersebut menjadi salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa KKN Kelompok 18 berupaya menghubungkan pengetahuan dan kepedulian mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat di Desa Pasirkadu.

Selain memberikan pelayanan kesehatan dasar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan kedekatan antara mahasiswa dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 18 berharap masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga serta tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan ketika mengalami keluhan.

Mahasiswa KKN Kelompok 18 juga berharap sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 18, pengabdian bukan hanya tentang hadir dan menjalankan program di desa, tetapi juga tentang bagaimana keberadaan mahasiswa dapat memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Kegiatan cek kesehatan dan pengobatan gratis ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Pasirkadu melalui kerja sama, kepedulian, dan aksi nyata.

Bagikan artikel ini

Bantu teman Anda menemukan artikel ini

Artikel Terbaru